
Bit bor (air) basah dan bor kering adalah dua alat pengeboran umum. Perbedaan utama adalah dalam metode pendingin, skenario yang berlaku, struktur desain dan efek penggunaan. Latihan basah harus dioperasikan basah: mereka harus digunakan dengan pompa air atau sistem pasokan air. Mereka biasanya digunakan dalam dekorasi bangunan (seperti pengeboran dinding) dan pemrosesan batu.
Operasi portabel dengan bor kering: Tidak diperlukan sumber air eksternal, cocok untuk operasi luar ruangan, ketinggian tinggi atau sementara (seperti kurung pemasangan, pengeboran sirkuit)
Berikut ini adalah perbandingan khusus:
1. Metode pendinginan dan pelumasan
Metode pendinginan yang berbeda
Bit bor air:
Tergantung pada pendinginan aliran air: Air perlu dipasok secara terus menerus selama pengeboran, dan aliran air menghilangkan panas dan melumasi bit bor untuk mencegah suhu tinggi menyebabkan bor bor menjadi pemakaian atau retak material. Kurangi debu: Air dapat menekan debu terbang, cocok untuk ruang indoor atau terbatas.
Bit bor kering:
Tidak perlu pendingin: panas dihilang melalui bahan bit bor (seperti karbida) atau desain khusus (seperti heat sink), tetapi mudah untuk terlalu panas setelah penggunaan jangka panjang.
Diperlukan lebih banyak debu: Peralatan pengumpulan debu atau tindakan perlindungan.
2. Bahan yang berlaku
Bit bor air:
Bahan keras dan rapuh: seperti beton, batu, ubin, kaca, dll., Suhu tinggi dapat dengan mudah menyebabkan bahan retak atau bor bit terbakar. Operasi lubang dalam: Pendinginan air dapat memperpanjang waktu operasi yang berkelanjutan.
Bit bor kering:
Logam, kayu, plastik: Pemanasan relatif dapat dikendalikan, atau bahan itu sendiri tahan terhadap suhu tinggi (seperti chip logam mudah dikeluarkan).
Operasi jangka pendek: Cocok untuk pengeboran cepat, tetapi membutuhkan pendinginan intermiten.
3. Fitur Desain
Bit bor air:
Struktur berongga: Ada saluran pasokan air di tengah, dan beberapa model memiliki lubang outlet air di dinding samping (seperti potongan bor dinding tipis berlian).
Lapisan tahan terhadap keausan: Sering dilapisi dengan berlian atau tungsten karbida, cocok untuk lingkungan gesekan tinggi.
Bit bor kering:
Desain padat: Tidak ada saluran pasokan air, mungkin memiliki alur disipasi panas atau alur penghilangan spiral chip (seperti bor twist).
Berbagai bahan: baja berkecepatan tinggi (HSS), paduan kobalt, dll.
| Jenis | Keuntungan | Kerugian |
| Bit bor basah | Disipasi panas yang baik, umur panjang, lebih sedikit debu | Membutuhkan peralatan pasokan air, operasi yang rumit, biaya tinggi |
| Bit bor kering | siap digunakan, biaya rendah mudah untuk kepanasan | debu besar, dapat merusak bahan |
Catatan:
Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada bit bor (misalnya, bit bor kering akan dengan cepat menjadi tumpul jika dipaksa menjadi beton). Pastikan untuk memilih alat pencocokan sesuai dengan materi.



